Wednesday, May 8, 2013

Wah, KKN Bisa Kurangi Angka Pengangguran

Kuliah Kerja Nyata
(KKN) diklaim bisa mengurangi
angka pengangguran dan
menyiapkan mahasiswa menjadi
calon wirausaha alias job
creator. Pasalnya saat KKN,
mahasiswa bisa berinteraksi
langsung dengan masyarakat,
sehingga mereka bisa peka dan
berempati dengan kondisi sosial
yang ada.
Sekretaris Lembaga Penelitian
dan Pengabdian Masyarakat
(LPPM) Universitas Diponegoro
(Undip) Semarang Wayan Sukarya
Dilaga menyebut, jika perguruan
tinggi, aparat pemerintah, bisnis/
sektor swasta, dan organisasi non
pemerintah bersatu, serta
menggalakkan masyarakat, maka
pengangguran di Indonesia bisa
habis.
"Dengan KKN, diharapkan
mahasiswa dapat menciptakan
lapangan kerja sebagai hasil dari
pengamatan di lapangan. Jadi
mahasiswa tidak perlu sampai
kuliah S-2/S-3 tapi kemudian
malah menganggur,” ujar Wayan,
seperti disitat dari siaran pers
yang diterima Okezone, Kamis
(9/5/2013).
Wayan menambahkan, program KKN
juga memiliki keunggulan karena
merupakan kegiatan Corporate
Social Responsibility (CSR)
perguruan tinggi. Pasalnya, salah
satu kegiatan nyata dari Tri
Dharma perguruan tinggi ini
dilakukan dengan mengabdi
kepada masyarakat.
"Mari transferkan iptek kepada
masyarakat. Jangan hanya
disimpan tapi juga diterapkan.
Kalau mahasiswa menemui
deadlock maka diharapkan Dosen
Pembimbing Lapangan (DPL) dapat
memberikan problem solving,”
jelasnya.
Sementara itu, Kepala
Pengelolaan dan Pengembangan
Kuliah Kerja Nyata (P2KKN) Undip
Anna Handayaningsih mengatakan,
kegiatan KKN mahasiswa Undip
Tim II tahun 2012/2013 akan
disebar di empat kabupaten di
Jawa Tengah yakni Magelang,
Kendal, Batang, dan Pekalongan.
Di Kabupaten Magelang dan Kendal
ada empat kecamatan yang
digunakan sebagai tempat
pelaksanaan KKN, sedangkan di
Kabupaten Batang dan Pekalongan
dilaksanakan di masing-masing
tiga kecamatan.

No comments:

Post a Comment